Sedang butuh contoh invoice rumah sakit? Artikel ini bisa menyediakannya untukmu. Kamu bisa mendapatkan contoh invoice atau tagihan dari rumah sakit untuk berbagai keperluan.
Dunia pelayanan kesehatan, pasti membutuhkan invoice atau dokumen penagihan. Invoice ini jadi dokumen yang pasti ada karena memang sangat dibutuhkan. Terutama untuk mengingatkan penerima invoice yang masih memiliki tanggungan.
Entah itu untuk tanggungan rawat inap dari pasien, tanggungan biaya obat, dan juga tagihan lain yang sering ada dan ditemukan di rumah sakit. Lebih lengkapnya, simak ulasan di sini!
Mengapa Rumah Sakit Butuh Dokumen Invoice?

Invoice memainkan peran penting dalam rumah sakit. Tentunya karena beberapa alasan. Ini dia alasan mengapa rumah sakit membutuhkannya:
1. Transparansi Biaya
Dokumen invoice akan membantu rumah sakit memberikan transparansi tentang biaya layanan medis pada pasien serta pihak yang akan membayar tagihan. Entah itu perusahaan asuransi atau bahkan pemerintah.
Adanya dokumen invoice ini akan membantu juga pasien atau pihak tertagih paham dengan rincian biayanya.
2. Sebagai Catatan Rekam Keuangan
Selanjutnya, invoice juga memiliki fungsi lain yakni sebagai catatan pada sistem keuangan rumah sakit.
Hal ini nantinya akan membantu rumah sakit ketika akan melakukan pelacakan seluruh layanan yang diperoleh pasien dan juga mengetahui bahwa pembayarannya sudah sesuai.
3. Bentuk Kepatuhan Hukum
Indonesia ini negara hukum. Semuanya pun harus patuh dan tunduk dengan hukum yang berlaku, termasuk juga rumah sakit.
Adanya dokumen invoice juga jadi salah satu bentuk bahwa rumah sakit terkait telah patuh terhadap regulasi beserta hukum yang berlaku.
4. Klaim Asuransi
Tidak hanya penting bagi rumah sakit. Invoice tagihan pun sangat penting bagi pasien. Utamanya bagi pasien yang punya asuransi kesehatan.
Katakanlah, ada pasien yang ingin menggunakan BPJS. Nah, untuk klaim bantuannya, pihak pasien harus menerima dan mengantongi invoice.
Inilah yang jadi alasan mengapa rumah sakit wajib menyediakan dokumen ini pada pasien agar mereka lancar dalam mengajukan klaim ke perusahaan asuransi yang menaunginya.
5. Data untuk Melacak Pendapatan
Rumah sakit juga menjadi salah satu entitas bisnis yang punya kewajiban untuk melacak pendapatan yang mereka peroleh.
Pelacakannya jelas membutuhkan banyak data sebagai validasi dari hasil yang didapatkan. Adanya invoice akan membantu untuk hal ini.
Pihak keuangan rumah sakit nantinya akan terbantu untuk mengidentifikasi pendapatan yang diperoleh dari layanan yang mereka tawarkan kepada semua pasien.
6. Penting dalam Proses Audit
Dalam semua perusahaan, pasti ada proses audit yang memang sangat krusial untuk menjaga kesehatan perputaran uang di dalam bisnis, termasuk juga rumah sakit.
Audit internal maupun eksternal, tentu sangat membutuhkan akses pada dokumen invoice.
Apa tujuannya? Tujuannya untuk memeriksa tingkat akurasi catatan keuangan yang dimiliki rumah sakit.
Jelas sangat penting untuk memastikan kepatuhan beserta integritas keuangan dari rumah sakit.
Yap, invoice rumah sakit memang sangat penting terutama dalam manajemen keuangan dan operasional.
Siapa Pihak yang Menerima Invoice Rumah Sakit?

Pihak yang nantinya akan menerima invoice rumah sakit ini dapat bervariasi. Biasanya tergantung situasi dari rumah sakit, pasien, juga pihak ketiga contohnya perusahaan asuransi kesehatan. Siapa saja yang akan menerimanya?
1. Pasien
Pasti. Pasien menjadi salah satu pihak yang menjadi penerima invoice rumah sakit. Mereka akan mendapatkan invoice untuk pembayaran biaya dari layanan medis yang telah mereka dapatkan di rumah sakit terkait.
2. Perusahaan Asuransi Kesehatan
Selanjutnya, jika pasien punya asuransi kesehatan, rumah sakit akan mengirimkan invoice ke perusahaan terkait.
Tujuannya adalah agar pasien bisa mengklaim pembayaran atas layanan medis yang telah mereka terima.
Perusahaan asuransi ini akhirnya akan menanggung sejumlah biaya yang ada dalam invoice. Entah itu seluruhnya atau bisa juga hanya sebagian.
3. Pemerintah
Invoice rawat inap rumah sakit tak hanya untuk pasien, melainkan bisa juga untuk pemerintah.
Pada sejumlah kasus, rumah sakit pun dapat mengirimnya ke pemerintah dan juga program kesehatan publik. Misalnya, ke BPJS Kesehatan.
Nantinya, pembayaran akan dilakukan kalau pasien telah memenuhi seluruh syarat untuk memperoleh bantuan keuangan dan layanan medis lewat program ini.
4. Pihak Ketiga
Tak jarang, ada pihak ketiga seperti individu atau perusahaan yang memberikan jaminan pembayaran buat pasien.
Contohnya, ada perusahaan atau individu yang bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan lalu lintas yang akhirnya membuat mereka harus membayar semuanya.
Pihak yang akan membayar semuanya, juga bisa jadi pihak yang menerima invoice rumah sakit.
5. Fasilitas Kesehatan Lainnya
Pada sejumlah kasus juga, rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lain bisa mengirim invoice satu sama lain kalau terjadi rujuk pasien atau melakukan kolaborasi untuk memberi layanan medis.
Jadi nantinya, pihak penerima invoice bisa berbeda-beda dan bervariasi tergantung dengan situasi dan aturan pembayaran yang berlaku.
Contoh Invoice Rumah Sakit Swasta, Umum, dan Klinik

Kami mungkin belum bisa memberikan invoice rumah sakit PDF karena keterbatasan waktu. Hanya saja, kami bisa memberikan contoh invoice yang bisa jadi referensi bagi kamu yang ingin membuatnya sendiri:
1. Invoice Rumah Sakit Siloam

Pernah tahu Rumah Sakit SILOAM? Pastinya udah pernah. Kami menemukan salah satu gambar invoice atau tagihan dari salah satu rumah sakit swasta terbesar di Indonesia ini.
Contoh ini bisa jadi referensi. Di atas, ada logo dari Siloam Hospital atau rumah sakit terkait. Kemudian tak lupa juga ada keterangan tanggal, nomor invoice, identitas pasien, dan tabel tagihan.
Di dalam tabel tagihan, ada beberapa layanan yang telah diterima oleh pasien di Siloam Hospital. Selanjutnya ada keterangan mengenai kuantitas dan tarif layanannya. Pada bagian bawah, ada total tagihan yang jadi tanggung jawab dari pihak yang membayar.
Hal lain yang ada di dalam invoice rumah sakit ini adalah nomor rekening sebagai tempat pembayaran tagihan dan nama pemilik rekening. Tak lupa, sebagai validasi, ada juga tempat untuk tanda tangan dari pihak rumah sakit.
Ini bisa menjadi contoh yang lengkap jika kamu ingin membuat sendiri invoice atau tagihan dari rumah sakit tempatmu bekerja.
Ada lagi contoh lain untuk invoice Siloam Hospital yakni:

Kurang lebih sama. Memang, formatnya berbeda. Hanya saja, komponen atau isi di dalam invoicenya sama persis. Ada logo, identitas pasien, nomor invoice, layanan, total harga, dan tempat tanda tangan dari pihak rumah sakit.
Bedanya hanya terdapat di penambahan kuitansi resep di bagian bawah. Hanya saja, secara keseluruhan masih sama.
2. Contoh Invoice Rumah Sakit Satya Negara, Jakarta Utara
Di Jakarta Utara, ada Rumah Sakit Satya Negara. Rumah sakit ini cukup terkenal untuk warga sekitar. Nah, kami menemukan ada dokumen invoicenya. Ini contohnya:

Sekilas memang berbeda. Hanya, jika kamu melihat lebih detail, keseluruhan isinya masih sama. Ada logo di bagian atas dan keterangan tempat, nomor invoice, identitas pasien, kolom tagihan, dan kolom total harga yang harus dibayarkan.
Ini adalah contoh yang sangat sederhana. Meskipun begitu, contoh ini masih bisa jadi referensi karena di dalamnya berisi sangat lengkap untuk komponen invoice. Kolom untuk tanda tangan dari pihak rumah sakit juga sudah tersedia.
3. Contoh Invoice Klinik
Tak hanya rumah sakit. Kami juga punya contoh invoice untuk Klinik Kesehatan. Contohnya ini:

Yap, contoh ini pun sangat sederhana. Hanya ada logo, nomor invoice, identitas pasien, dan rincian biaya yang harus mereka bayarkan. Tapi udah cukup kok untuk jadi referensi.
4. Contoh Invoice Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Bagi yang butuh contoh invoice untuk RSUD, kami juga punya contohnya. Berikut gambar invoicenya:

Di sini terlihat bahwa tujuan invoicenya adalah menagih tindakan rawat inap yang telah dilakukan. Siapa yang rawat inap? Sudah tercantum nama pasien di bagian atas-kiri invoice.
Ada juga nomor referensi atau nomor invoice lengkap dengan tanggal keluarnya tagihan. Jenis tindakan dan rincian biayanya pun sudah tersedia dalam invoice ini.
Seluruh komponennya sudah ada dan lengkap meskipun menggunakan desain dan tampilan yang sederhana. Kamu pun bisa menjadikan contoh invoice ini jadi referensi.
Baca Juga: Aplikasi Penjualan dan Stok Barang Gratis Full Version
Isi dari Invoice Rumah Sakit
Setelah dari sini, kamu mungkin akan langsung membuatnya sendiri. Tapi, harap ingat ada beberapa komponen yang wajib ada dalam invoice:
- Logo rumah sakit.
- Informasi kontak seperti nama dan alamat lengkap rumah sakit serta nomor telepon maupun alamat email resmi.
- Nomor invoice.
- Tanggal penerbitan invoice.
- Informasi/identitas pasien.
- Informasi penerima invoice.
- Deksripsi layanan.
- Biaya layanan.
- Total biaya.
- Diskon/pajak/sejenisnya.
- Total tagihan.
- Metode pembayaran.
- Ketentuan pembayaran.
- Tempat tanda tangan atau stempel.
Sepertinya, dengan uraian dan keempat contoh invoice rumah sakit yang telah kami berikan, sudah cukup membuatmu terbayang bagaimana bentuk, format, dan susunan dari invoicenya. Semoga membantu, ya!